MAHASISWA MBKM UNIVERSITAS PEKALONGAN SUKSES BUDIDAYA MELON DI DINPERPA PEKALONGAN

PEKALONGAN (13/7/2026) – Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan bersama Universitas Pekalongan (Unikal) terus memperkuat sinergi pengembangan kompetensi mahasiswa melalui Program Magang Mandiri Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kolaborasi nyata ini dibuktikan dengan keberhasilan mahasiswa menyelesaikan siklus budidaya melon varietas New Ceria dan Golden New Kinanti hingga tahap panen. Seluruh proses budidaya dilaksanakan langsung di kebun praktek yang dikelola oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Dinperpa Kota Pekalongan.
Selama magang, mahasiswa terlibat aktif dalam seluruh tahapan budidaya. Proses dimulai dari persiapan lahan, penanaman, pemasangan ajir dan tali rambat, penyiraman, pemupukan, pemangkasan (pruning), penyerbukan, seleksi buah, pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), hingga pemetikan dan penanganan pascapanen. Seluruh aktivitas ini berjalan di bawah supervisi langsung tenaga teknis Dinperpa guna memastikan mahasiswa mendapat pengalaman lapangan yang komprehensif.
Hasilnya, kedua varietas melon tumbuh optimal saat memasuki masa panen. Varietas New Ceria menghasilkan buah berbentuk bulat dengan pola jaring (netting) yang terbentuk merata. Sementara itu, varietas Golden New Kinanti menunjukkan karakteristik kulit kuning cerah dengan tingkat kematangan serta kadar kemanisan yang ideal. Hasil panen selanjutnya melalui proses sortasi sebagai bagian dari penanganan pascapanen untuk menjaga kualitas buah.
Keberhasilan panen ini membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan lagi halangan untuk mengembangkan tanaman bernilai jual tinggi seperti melon. Dengan perawatan yang tepat, hasil yang didapat pasti akan maksimal dan membawa keuntungan lebih melimpah. Pencapaian ini diharapkan dapat menginspirasi petani di Kota Pekalongan untuk lebih berani mencoba variasi tanaman baru demi meningkatkan kesejahteraan  ekonomi bagi petani.
Selain berfokus pada komoditas melon, para peserta magang juga dilibatkan dalam ekosistem kerja Dinperpa yang lebih luas. Mereka berkesempatan mempraktikkan teknik perbanyakan tanaman lewat kultur jaringan, mengoperasikan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), serta berpartisipasi dalam kegiatan Dinperpa lainnya.
Melalui pengalaman multisektor ini, mahasiswa Unikal tidak sekadar mengasah keterampilan agronomi, tetapi juga mengenal lingkungan kerja secara professional, kolaborasi, dan kemampuan komunikasi. Sinergi berkelanjutan antara Dinperpa Kota Pekalongan dan Universitas Pekalongan ini diharapkan terus melahirkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan siap saing di industri pertanian masa depan.