Penguatan Peran Penyuluh Pertanian dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional

Pada hari Jumat, 29 Mei 2026, telah dilaksanakan kegiatan Pembinaan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Ibu Idha Widi Arsanti, SP., MP. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan peran strategis penyuluh pertanian serta optimalisasi kinerja pendampingan kepada petani dalam mendukung percepatan pencapaian swasembada pangan nasional.
Kegiatan yang berlangsung di GOR Jatayu Kota Pekalongan ini dihadiri oleh Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian RI, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Direktur Polbangtan Yogyakarta–Magelang, Kepala BBRMP Jawa Tengah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan serta diikuti oleh sebanyak 350 Penyuluh Pertanian yang berasal dari Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan CWS Penyuluh Pertanian Provinsi Jawa Tengah.
Dalam arahannya, Ibu Idha Widi Arsanti menegaskan bahwa penyuluh pertanian memiliki peran yang sangat penting sebagai ujung tombak pembangunan pertanian. Penyuluh tidak hanya bertugas mendampingi petani dalam penerapan teknologi dan inovasi pertanian, tetapi juga menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan petani di lapangan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi, integritas, dan profesionalisme penyuluh menjadi faktor kunci dalam mendukung keberhasilan program pembangunan pertanian dan pencapaian swasembada pangan.
Selain itu, para penyuluh pertanian juga didorong untuk semakin kreatif dan inovatif dalam menyebarluaskan informasi pertanian kepada masyarakat dan petani. Di era digital saat ini, penyuluh diharapkan mampu memanfaatkan berbagai media komunikasi, baik secara langsung maupun melalui platform digital dan media sosial, sebagai sarana edukasi, diseminasi teknologi, serta penyampaian informasi program-program pembangunan pertanian. Dengan penyampaian informasi yang menarik, mudah dipahami, dan tepat sasaran, diharapkan adopsi inovasi pertanian oleh petani dapat semakin meningkat.
Kegiatan pembinaan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi, memperkuat komitmen, serta membangun semangat juang seluruh penyuluh pertanian dalam menjalankan tugas pendampingan kepada petani. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, penyuluh, dan petani, berbagai tantangan pembangunan pertanian dapat dihadapi bersama guna mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan modern.
Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian yang tinggi, para penyuluh pertanian diharapkan terus menjadi agen perubahan yang mampu menggerakkan pembangunan pertanian di wilayah masing-masing, sehingga target swasembada pangan yang berkelanjutan dapat tercapai dan ketahanan pangan nasional semakin kokoh.
#DinasPertanian #PenyuluhPertanian #PPL #BPPSDMP #KementerianPertanian #SwasembadaPangan #KetahananPangan #PertanianMaju #PertanianModern #PetaniMaju #PenyuluhBerdaya #IndonesiaMandiriPangan
Kegiatan yang berlangsung di GOR Jatayu Kota Pekalongan ini dihadiri oleh Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian RI, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Direktur Polbangtan Yogyakarta–Magelang, Kepala BBRMP Jawa Tengah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan serta diikuti oleh sebanyak 350 Penyuluh Pertanian yang berasal dari Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan CWS Penyuluh Pertanian Provinsi Jawa Tengah.
Dalam arahannya, Ibu Idha Widi Arsanti menegaskan bahwa penyuluh pertanian memiliki peran yang sangat penting sebagai ujung tombak pembangunan pertanian. Penyuluh tidak hanya bertugas mendampingi petani dalam penerapan teknologi dan inovasi pertanian, tetapi juga menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan petani di lapangan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi, integritas, dan profesionalisme penyuluh menjadi faktor kunci dalam mendukung keberhasilan program pembangunan pertanian dan pencapaian swasembada pangan.
Selain itu, para penyuluh pertanian juga didorong untuk semakin kreatif dan inovatif dalam menyebarluaskan informasi pertanian kepada masyarakat dan petani. Di era digital saat ini, penyuluh diharapkan mampu memanfaatkan berbagai media komunikasi, baik secara langsung maupun melalui platform digital dan media sosial, sebagai sarana edukasi, diseminasi teknologi, serta penyampaian informasi program-program pembangunan pertanian. Dengan penyampaian informasi yang menarik, mudah dipahami, dan tepat sasaran, diharapkan adopsi inovasi pertanian oleh petani dapat semakin meningkat.
Kegiatan pembinaan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi, memperkuat komitmen, serta membangun semangat juang seluruh penyuluh pertanian dalam menjalankan tugas pendampingan kepada petani. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, penyuluh, dan petani, berbagai tantangan pembangunan pertanian dapat dihadapi bersama guna mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan modern.
Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian yang tinggi, para penyuluh pertanian diharapkan terus menjadi agen perubahan yang mampu menggerakkan pembangunan pertanian di wilayah masing-masing, sehingga target swasembada pangan yang berkelanjutan dapat tercapai dan ketahanan pangan nasional semakin kokoh.
#DinasPertanian #PenyuluhPertanian #PPL #BPPSDMP #KementerianPertanian #SwasembadaPangan #KetahananPangan #PertanianMaju #PertanianModern #PetaniMaju #PenyuluhBerdaya #IndonesiaMandiriPangan
PRINT +
DOWNLOAD PDF