Gerakan Pengendalian Wereng Batang Cokelat (WBC) di Kelompok Tani Subur Makmur, Kelurahan Sokoduwet, Kecamatan Pekalongan Selatan

Pekalongan (20/07) – Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan bersama Penyuluh Pertanian Kementan melaksanakan kegiatan Gerakan Pengendalian Wereng Batang Cokelat (WBC) di Kelompok Tani Subur Makmur, Kelurahan Sokoduwet, Kecamatan Pekalongan Selatan.
Gerakan pengendalian ini merujuk pada rekomendasi Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) setelah mendeteksi lonjakan populasi hama hingga mencapai >70 ekor per rumpun di beberapa petakan sawah. Cuaca dan kelembapan iklim mikro di sekitar area persawahan diduga kuat menjadi pemicu utama ledakan populasi tersebut.
Meskipun tanaman telah memasuki fase generatif, pengendalian tetap harus segera dilaksanakan karena serangan wereng batang cokelat dapat berpengaruh signifikan terhadap penurunan kualitas maupun kuantitas hasil panen. Berdasarkan pertimbangan tersebut, Dinperpa dan PPL mengumpulkan para petani di Kelurahan Sokoduwet untuk memberikan bantuan bahan pengendali berupa pestisida agar pengendalian dapat dilakukan secara serempak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi petani untuk mengendalikan serangan hama WBC, sehingga petani mampu memperoleh hasil panen yang optimal.
Gerakan pengendalian ini merujuk pada rekomendasi Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) setelah mendeteksi lonjakan populasi hama hingga mencapai >70 ekor per rumpun di beberapa petakan sawah. Cuaca dan kelembapan iklim mikro di sekitar area persawahan diduga kuat menjadi pemicu utama ledakan populasi tersebut.
Meskipun tanaman telah memasuki fase generatif, pengendalian tetap harus segera dilaksanakan karena serangan wereng batang cokelat dapat berpengaruh signifikan terhadap penurunan kualitas maupun kuantitas hasil panen. Berdasarkan pertimbangan tersebut, Dinperpa dan PPL mengumpulkan para petani di Kelurahan Sokoduwet untuk memberikan bantuan bahan pengendali berupa pestisida agar pengendalian dapat dilakukan secara serempak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi petani untuk mengendalikan serangan hama WBC, sehingga petani mampu memperoleh hasil panen yang optimal.
PRINT +
DOWNLOAD PDF